Berburu Cadangan Emas Hitam

Berburu Cadangan Emas Hitam….! Dari judulnya emas hitam maka akan terbersit dikepala kita Minyak. Saat ini PT Pertamina mempunyai anak perusahaan yang bergerak khusus dibidang Eksplorasi Migas dan Gas yaitu PT Pertamina – EP tahun 2005.

Perusahaan menggenjot produksi minyak dan gas sehingga sampai saat ini menjadi penghasil minyak dan gas terbesar ke-2 di Indonesia.

Ladang pengeboran dan eksplorasi PT Pertamina- EP tersebar dari sabang sampai marauke, salah satunya di area sumur 3 Kedungtuban, Desa Pulo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Ladang itu termasuk di antara 12 cadangan yang baru ditemukan tahun lalu. “Rasio kesuksesan pengeboran eksplorasinya 74 persen,” kata Presiden Direktur Pertamina EP Salis S. Aprilian kepada Tempo di kantornya, Kamis pekan lalu.

Selain di Cepu, unit usaha Pertamina ini mengklaim telah menemukan sejumlah lapangan baru berisi cadangan minyak dan gas. Empat lapangan baru ditemukan di Indramayu, Jawa Barat, yakni di sumur Akasia Bagus 1, Karang Luhur 1, Karang Degan 1, dan Jati Keling 1. Cadangan juga ditemukan di Bekasi, Jawa Barat, di sumur Pondok Mekar 1 serta Pondok Makmur 3 dan 4. Di wilayah Sumatera Selatan ditemukan di Pagardewa 6X, Prabu Menang 6X, Manduru 1, dan Ginaya 1. “Total cadangannya berisi 57 juta barel minyak dan 1,35 miliar kaki kubik gas,” Salis mengungkapkan.

Kandungan di ladang Pertamina hanya seperempat dari total cadangan minyak dan gas yang baru ditemukan akhir tahun lalu. Data Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) menyebutkan temuan cadangan baru itu mencapai 230 juta barel minyak dan 2,8 triliun kaki kubik gas.

Cadangan itu terletak di lapangan Sele Raya di Blok Merangin, Blok Jabung (PetroChina); ladang milik Chevron Pacific Indonesia; dan Blok West Kampar (Sumatera Persada Energi). Cadangan baru juga ditemukan di ladang milik Pertamina-PetroChina East Java, Blok Muara Bakau (ENI), dan Blok Nunukan (Anadarco).

Di tengah tingginya harga minyak dunia-pekan lalu menembus US$ 88,73 per barel-temuan cadangan minyak dan gas jelas merupakan kabar menggembirakan. Apalagi lapangan minyak, terutama milik Pertamina, kini banyak yang sudah uzur. Produktivitasnya juga rendah. Padahal minyak merupakan salah satu andalan penerimaan negara.

Dalam lima tahun terakhir, produksi minyak nasional turun sekitar 12 persen per tahun, dari 935 ribu barel per hari pada 2005 menjadi 825 ribu barel per hari tahun lalu. Beruntung produksi gas bisa meningkat. Pada 2010, produksi gas mencapai 1,5 juta kaki kubik per hari atau naik tipis dibanding tahun sebelumnya 1,4 juta kaki kubik sehari.

Menurut Kepala BP Migas Priyono, cadangan minyak dan gas di lapangan yang baru ditemukan masih kasar. Potensi kandungannya perlu diverifikasi dan disertifikasi. Pelbagai lapangan ini harus segera dieksplorasi sehingga statusnya menjadi cadangan terbukti. Meski begitu, dia tetap gembira karena jika lapangan-lapangan baru tadi dapat dieksplorasi, akan menambah produksi minyak nasional. “Ada kemungkinan cadangannya berkurang 15-20 persen, tapi itu sudah bagus,” ujarnya pekan lalu.

Ada persoalan yang masih mengganjal. Banyak kontraktor minyak dan gas cenderung enggan melakukan eksplorasi. Tahun ini, total rencana pengeluaran kontraktor untuk eksplorasi minim sekali, sekitar Rp 15,72 miliar.

Mantan Sekretaris Jenderal Organisasi Negara-negara Eksportir Minyak (OPEC) Maizar Rahman punya jawaban mengapa kontraktor atau investor enggan bereksplorasi. Penyebabnya, kata dia, survei seismiknya belum lengkap sehingga membutuhkan banyak energi dan biaya. “Kalau survei seismik lengkap, investor akan lebih tertarik,” ujarnya kepada Tempo pekan lalu.

Kalaupun sudah dieksplorasi, pembebasan lahan juga menjadi kendala. Maizar mencontohkan, lapangan eksplorasi Pertamina EP tumpang-tindih dengan kuasa pertambangan batu bara di Kalimantan atau dengan lahan perkebunan di Lampung. Padahal, dari kedua lapangan itu, Pertamina berpotensi menambah produksi minyak nasional 1.000-4.000 barel per hari.

About migasindonesia
http://www.facebook.com/pages/Migas-Indonesia-sumber-informasi-lowongan-migas-dan-tambang/123994654337804

2 Responses to Berburu Cadangan Emas Hitam

  1. Pingback: Berburu Cadangan Emas Hitam « Artikel Arunals

  2. Sima says:

    You post very interesting posts here. Your website deserves much more traffic.

    It can go viral if you give it initial boost, i know very useful service that can help you, simply search
    in google: svetsern traffic tips

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: